rodo learns to blog

hidup sungguh menyenangkan, antusiaslah!

Archive for the ‘circle of concern’ Category

sarapan tanpa roti

Posted by enatama on 5 June, 2008

apa hubungan antara sarapan, roti, jikustik, dan maliq & d’essentials? jawabnya, ga tau! kalo disuruh menghubungkan sarapan dan roti sih gampang, tapi hubungan jikustik dan maliq? ah, susah kali itu.. yang jelas gini, jikustik dan maliq sama-sama penyanyi.. bedanya, maliq biasanya bawain lagu-lagu yang ngebeat dan gayanya asik, sementara jikustik biasanya bawain lagu-lagu melo dengan gaya sok asik. nah, tau bedanya sekarang?

pernah dengar lagu jikustik yang baru? “selamat malam dunia, ku t’lah siap untuk berpesta, tunggu aku di sana, bertemu oh baby..” ngerasa ada yang aneh ga? pertama denger lagu itu di gen fm kirain lagunya maliq, soalnya bisa dibilang gayanya maliq bangetss. tapi pas tau itu lagunya jikustik.. wek! yang bener aja..

aneh memang lihat band band di indonesia. cepat naik, tapi lebih cepat lagi turunnya. kalo mau dianalogikan samalah kaya naik kora-kora di dufan. naiknya cepat, turunnya lebih cepat lagi. jadinya bikin jantung kaya mau copot!

nah, karena band band kita adalah band kora-kora, jadinya gitu.. begitu kehabisan ide bikin lagu bagus, langsung banting stir bikin lagu asal-asalan. contohnya kaya jikustik ini. maksa banget.. 

sebenernya lagu selamat malam dunia enak buat didengerin, easy listening. tapi jadinya aneh pas dibawain sama jikustik. tampang pongky kan sama sekali ga asik, jadi ngapain pula dipaksain jadi sok asik?

lagu ini menurut aku akan jauuuh lebih laris kalo dibawain sama maliq & d’essentials. kalo memang udah ga laku (pongky sering ‘curcol’ di supersoul mate, kalo sekarang jikustik memang lagi sepi order), mendingan jadi pencipta lagu aja, mudah-mudahan bisa dapet award hits maker kaya dewiq. bener ga?

   

Posted in circle of concern | Leave a Comment »

stop kekerasan!

Posted by enatama on 4 June, 2008

baru-baru ini kekerasan massa terjadi lagi di indonesia. dengan mengatasnamakan tuhan, sekelompok orang menyerang dengan membabi buta kelompok lain yang sedang menyuarakan aspirasinya. di negara ini tampaknya tidak boleh ada perbedaan pendapat. jika ada perbedaan pendapat, maka yang kuatlah yang menang. inilah indonesia, sebuah republik hantu yang selalu menyuarakan penegakan hak azasi manusia tanpa pernah tau hakekat manusia itu sendiri. sungguh miris..

front pembela islam, sebuah kelompok garis keras yang sudah seringkali melakukan aksi rimbanya di indonesia. kita tentu masih ingat ketika bulan ramadhan tahun lalu, anggota kelompok ini dengan seenaknya merazia dan memukuli orang-orang yang dianggap kafir karena berada di kafe, klub malam, tempat pijat, dan lain sebagainya.

dimana polisi? undang-undang kita dengan tegas menyatakan bahwa kepolisian bertanggung jawab atas keamanan setiap warga negara indonesia. peristiwa monas minggu lalu memperlihatkan betapa memblenya aparat kepolisian kita. polisi seakan membiarkan terjadinya penganiayaan massal itu. stupid!

presiden kita yang ganteng itupun sama saja. daripada pusing mikirin kekerasan massa seperti ini, sby tampaknya lebih suka membuka pameran lukisan, meresmikan acara ini itu, atau menonton ayat-ayat cinta. bah, mau dibawa kemana republik ini?

kalo dipikir-pikir, ada baiknya cara yang dipakai soeharto dulu. setiap orang yang dianggap berperilaku “menyimpang” (misalnya fpi), tanpa banyak cakap pemimpinnya ditangkap dan dihilangkan. cara inilah yang membuat indonesia aman selama 32 tahun kepemimpinan soeharto.

beranikah sby melakukan hal yang sama? ah, mimpilah itu.. jenderal sih boleh jenderal, tapi sby tidak punya pengalaman apapun soal memimpin pasukan. keberaniannya mengambil tindakan tegas juga belum terbukti selama dia jadi presiden republik ini.

tapi bagaimanapun, inilah negaraku. aku cinta negeriku, dan berharap terjadi transformasi atas negeri ini. ini indonesia, bukan republik hantu..

Posted in circle of concern | Leave a Comment »