Kontemplasi tanpa kloset adalah kumpulan tulisan hasil perenungan dan imajinasi liar penulis, bercerita tentang sisi lain tokoh-tokoh di alkitab yang selama ini selalu disalahkan atas tindakan yang mereka lakukan ataupun yang tidak mereka lakukan.
Merekalah para terdakwa yang terus menerus dihakimi tanpa pernah diberi kesempatan untuk membela diri. Tokoh yang terkadang namanya pun seolah tidak penting untuk diingat, sehingga alkitab bahkan tidak menulis nama mereka.
Sama seperti kita, mereka juga manusia yang mempunyai perasaaan dan alasan mengapa mereka melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
Beberapa tulisan di kontemplasi tanpa kloset agak menyimpang dari ide ini, karena terkadang penulis juga menuliskan persoalan yang mengusik pikiran tenangnya. ‘Negeri celana dalam’ misalnya, bercerita tentang kegundahan penulis melihat bagaimana negaranya yang kaya seakan ‘nothing’ di Jerman, negara dimana penulis saat ini tinggal.
Dalam ‘Agama itu pembunuh’ penulis mengungkapkan kekesalannya kepada orang-orang yang tega membunuh orang lain dengan mengatasnamakan Tuhan.
Beberapa teman mempertanyakan motivasi penulis mengarang cerita-cerita ini. Ada yang mengira penulis marah kepada Tuhan, bahkan telah menjadi Atheis. Oh tidak-tidak. Penulis menolak disebut Atheis, karena penulis percaya adanya Tuhan yang menggerakkan hidupnya. “I’ve got nothing against God. It’s His fans club I can’t stand!”
Hanielweg 21
Elrodo Natama – an Indonesian Berliner, Writer, and Believer
